Objek Wisata Di Indramayu

Objek Wisata Di Indramayu Dan Siap Sambut Libur Lebaran 2025 melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Dispara) telah memastikan kesiapan seluruh destinasi wisata di wilayah tersebut. Sejumlah langkah strategis telah diambil untuk menghadirkan pengalaman wisata yang aman, nyaman, dan berkesan bagi para pengunjung dari berbagai daerah.

Kepala Bidang Pariwisata Dispara Kabupaten Indramayu, Ela Nurlaela Sari, menyatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh pengelola objek wisata di wilayahnya untuk melakukan berbagai persiapan secara optimal, termasuk peningkatan fasilitas, kebersihan lingkungan, hingga penyediaan unsur pendukung keamanan dan kesehatan.

“Kami meminta kepada seluruh pengelola objek wisata agar memastikan seluruh fasilitas umum berada dalam kondisi yang layak pakai dan bersih. Selain itu, mereka juga diwajibkan untuk berkoordinasi dengan berbagai pihak guna menjamin aspek keamanan, keselamatan, serta kesehatan selama masa libur Lebaran,” ujar Ela dalam keterangannya, Sabtu (22/3/2025).

Objek Wisata Di Indramayu Sambut Lebaran 2025

Libur Lebaran 2025: Wisata Pantai Indramayu Siap Sambut! | Bisik.id

Persiapan yang dimaksud, lanjut Ela, meliputi penyediaan pos layanan kesehatan, penempatan petugas keamanan, hingga koordinasi dengan dinas terkait dan aparat setempat dalam rangka pengamanan kawasan wisata. Hal ini penting dilakukan guna menciptakan situasi yang kondusif serta mencegah timbulnya potensi gangguan selama lonjakan kunjungan wisatawan berlangsung.

Fokus pada Kebersihan dan Ketersediaan Fasilitas Umum

Tidak hanya aspek keamanan, Dispara Indramayu juga menekankan pentingnya kebersihan di area objek wisata. Pengelola diminta untuk memastikan ketersediaan air bersih, fasilitas toilet umum yang memadai, tempat sampah yang tersebar di titik strategis, serta area istirahat bagi pengunjung. Semua elemen tersebut diharapkan mampu menunjang kenyamanan wisatawan saat berada di lokasi.

“Pengalaman wisata tidak hanya ditentukan oleh pemandangan alam atau wahana buatan, tetapi juga sangat bergantung pada aspek kebersihan dan kelayakan fasilitas pendukung. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada seluruh pengelola untuk melakukan pengecekan secara berkala terhadap seluruh sarana yang tersedia,” tutur Ela.

Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem di Wilayah Pesisir

Dalam kesempatan yang sama, Ela juga mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati, khususnya ketika berkunjung ke destinasi wisata berbasis pesisir seperti pantai. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Kabupaten Indramayu masih berada dalam masa peralihan musim hujan, yang ditandai dengan potensi curah hujan sedang hingga tinggi hingga April 2025.

“Kami telah menerima laporan dari BMKG terkait kondisi cuaca yang masih cukup fluktuatif. Oleh sebab itu, kami mengimbau agar wisatawan yang hendak berlibur ke pantai tetap waspada dan mengikuti imbauan dari petugas setempat. Hal ini penting untuk menghindari risiko kecelakaan atau kejadian yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Beberapa pantai di Indramayu diketahui memiliki arus laut yang cukup kuat, terutama pada musim penghujan. Oleh karena itu, pengelola juga diminta untuk memasang rambu peringatan serta menyiapkan petugas pantai yang siap siaga di titik-titik rawan.

Pengunjung Objek Wisata Indramayu di Libur Lebaran Tembus 103 Ribu Orang, Ini Destinasi Primadonanya - Tribunjabar.id

Destinasi Wisata Buatan Masih Menjadi Favorit

Berdasarkan data kunjungan wisata pada libur Natal dan Tahun Baru sebelumnya, tren destinasi wisata di Kabupaten Indramayu masih didominasi oleh objek wisata buatan. Beberapa di antaranya seperti Bintang 3 Firdaus Terisi, yang menawarkan fasilitas kolam renang, taman bermain, serta berbagai wahana hiburan keluarga.

“Untuk sementara ini, destinasi wisata buatan memang masih menjadi pilihan utama para wisatawan, terutama keluarga yang membawa anak-anak. Fasilitas yang tersedia umumnya lebih lengkap dan bisa dinikmati dalam suasana yang lebih aman dan terkontrol,” ungkap Ela.

Meski demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa wisata alam seperti pantai dan kawasan hutan mangrove juga mulai menunjukkan peningkatan peminat. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap wisata berbasis alam dan lingkungan.

Jumlah dan Sebaran Objek Wisata di Kabupaten Indramayu

Kabupaten Indramayu memiliki ragam destinasi wisata yang tersebar di berbagai wilayah, baik berupa wisata alam, wisata budaya, maupun wisata buatan. Berdasarkan data yang dihimpun Dispara, terdapat lebih dari 10 objek wisata buatan yang tersebar di seluruh kecamatan. Umumnya, objek wisata ini mengusung konsep rekreasi keluarga dengan fasilitas modern seperti taman air, wahana permainan, serta panggung hiburan.

Sementara itu, untuk objek wisata berbasis alam, terutama pantai, tercatat terdapat sekitar 20 lokasi yang terbentang di sepanjang garis pantai sejauh 147 kilometer yang dimiliki Kabupaten Indramayu. Beberapa pantai yang populer antara lain Pantai Plentong, Pantai Tirtamaya, Pantai Balongan Indah, dan Pantai Eretan.

Setiap pantai memiliki karakteristik dan daya tarik tersendiri. Pantai Plentong misalnya, terkenal dengan garis pantainya yang panjang dan cocok untuk kegiatan berkemah, sementara Pantai Tirtamaya merupakan destinasi legendaris yang sering dikunjungi oleh wisatawan dari luar daerah.

Baca Juga : Pembongkaran Objek Wisata Bogor Yang Menjadi Preseden Buruk

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.