DPR Apresiasi Kerja Polri Berhasil Kawal Kelancaran Di Arus Mudik memberikan apresiasi kepada Korps Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri atas upaya dan kerja kerasnya dalam mengawal kelancaran arus mudik Lebaran 2025 atau Idul Fitri 1446 Hijriah. Menurutnya, pengelolaan arus mudik pada tahun ini berjalan dengan baik dan cenderung terkendali jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Dalam keterangannya kepada Antara di Jakarta pada Minggu (30/3/2025), Rudianto menyampaikan bahwa proses mudik pada tahun ini tergolong lancar dan terkendali, berbeda dengan kondisi pada tahun-tahun sebelumnya yang sering kali mengalami kendala berupa kemacetan panjang. Ia menilai bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam manajemen lalu lintas pada musim mudik kali ini, berkat persiapan matang dari Korlantas Polri.
“Jika kita melihat pelaksanaan mudik tahun ini, arus lalu lintas berjalan dengan lancar dan terkendali. Ini merupakan sebuah kemajuan yang Polri patut diapresiasi. Saya mengucapkan terima kasih kepada Korlantas Polri yang telah melakukan antisipasi dan persiapan dengan baik sehingga arus mudik dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,” ujar Rudianto.
DPR Apresiasi Kerja Polri Kelancaran Lalulintas
Rudianto juga menyoroti beberapa program unggulan yang telah disiapkan oleh Korlantas Polri dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik. Program tersebut meliputi rekayasa lalu lintas, penyediaan jalur alternatif, penerapan lawan arah (contraflow), serta pengaturan satu arah (one way) baik secara lokal maupun nasional. Berbagai langkah antisipatif ini dinilai efektif dalam mengurangi potensi kemacetan dan kecelakaan di jalur mudik utama.
Selain itu, Rudianto menjelaskan bahwa salah satu indikator keberhasilan dalam pengelolaan mudik tahun ini adalah minimnya laporan terkait kemacetan parah serta kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pemudik. Menurutnya, keberhasilan ini tidak terlepas dari peran Korlantas Polri dan seluruh instansi yang turut terlibat dalam pengelolaan arus mudik.
“Minimnya kemacetan panjang serta berkurangnya jumlah kecelakaan lalu lintas menunjukkan bahwa pelaksanaan mudik tahun ini berjalan cukup baik. Ini menjadi bukti bahwa upaya yang dilakukan oleh aparat kepolisian bersama instansi terkait berjalan sesuai rencana,” kata Rudianto.
Ia juga menilai bahwa salah satu faktor yang berkontribusi pada kelancaran arus mudik adalah kebijakan pemerintah dalam memberikan waktu libur yang cukup panjang menjelang Hari Raya Idul Fitri. Hal ini memungkinkan masyarakat untuk melakukan perjalanan secara lebih terdistribusi, sehingga penumpukan kendaraan pada satu waktu dapat dihindari.
Selain peran pemerintah dan aparat kepolisian, Rudianto juga memberikan apresiasi kepada pihak swasta yang turut menyelenggarakan program mudik gratis. Program ini dinilai sangat membantu dalam mengurangi volume kendaraan pribadi di jalur utama, sehingga memberikan dampak positif pada kelancaran arus lalu lintas.
“Saya berharap agar kelancaran arus mudik yang kita rasakan pada tahun ini dapat terus dipertahankan pada tahun-tahun mendatang. Semangat kebersamaan dan kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, serta masyarakat perlu terus dijaga agar tradisi mudik dapat berjalan dengan aman dan nyaman,” imbuhnya.
Berhasil Kawal Kelancaran Mudik
Berdasarkan data yang dihimpun, puncak arus mudik tahun ini telah terjadi pada Jumat (28/3/2025) dengan jumlah kendaraan yang melintas melalui jalur tol mencapai 258.383 unit. Sementara itu, untuk arus balik diprediksi akan berlangsung pada tanggal 5 hingga 7 April 2025.
Rudianto juga mengungkapkan bahwa terdapat penurunan waktu tempuh rata-rata pada mudik tahun ini. Jika pada 2024 waktu tempuh rata-rata mencapai enam jam tiga menit, maka pada tahun ini berkurang menjadi lima jam 21 menit, atau lebih cepat sekitar 42 menit. Hal ini menunjukkan bahwa upaya pengaturan lalu lintas yang dilakukan mampu memberikan hasil nyata dalam mengurangi durasi perjalanan pemudik.
Keberhasilan dalam mengelola arus mudik pada tahun ini memberikan optimisme bahwa dengan koordinasi yang baik antara aparat kepolisian, pemerintah, dan masyarakat, tantangan dalam menghadapi lonjakan volume kendaraan dapat diatasi dengan lebih baik. Rudianto berharap agar pelaksanaan mudik di masa mendatang dapat terus diperbaiki dan ditingkatkan dari segi pelayanan dan pengamanan.
Lebih lanjut, ia juga mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan balik pada puncak arus balik nanti agar tetap memperhatikan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas. Disiplin dalam berkendara sangat penting untuk menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Di sisi lain, Korlantas Polri telah menyiapkan skenario pengamanan dan pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi puncak arus balik. Beberapa strategi seperti pemberlakuan one way pada jalur tol utama serta optimalisasi jalur alternatif akan kembali diterapkan guna menjaga kelancaran arus kendaraan.
Melalui keberhasilan ini, Rudianto Lallo berharap agar kesuksesan yang telah dicapai dapat menjadi contoh dalam pengelolaan arus mudik pada tahun-tahun berikutnya. Sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah, dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan mudik yang aman, nyaman, dan terkendali.
Baca Juga : Kerja Sama Indonesia-Prancis Sepakat Perkuat Pada Pertahanan